Bagaimana membangun Contact List untuk program email marketing?
Mulai saja dulu dengan daftar kontak bisnis Anda. Biasanya tiap departemen marketing atau humas memiliki daftar kontak yang terus bertambah. Bisa juga menambah jumlah daftar kontak melalui menu pada website anda untuk Join Member atau Sign Up Free Newsletter. Tawarkan sesuatu yang bernilai bagi pengunjung dan pelanggan Anda, seperti tips, merchandise, hadiah atau diskon agar menarik.

Bagaimana jika memiliki database Contact List yang berjumlah puluhan ribu?
Tentu lebih baik. Anda dapat mengimpor data ke aplikasi email marketing. Data yang sama akan otomatis tersaring dan data yang tidak valid akan terhapus. Tentu lebih baik memiliki 5 ribu member valid dibanding 10 ribu yang tidak valid bukan? Kemudian alamat email yang bouncing (mental tidak terkirim) dan unsubscribe (keluar dari member) juga akan tercatat sehingga anda memiliki data yang update dan pengiriman email anda bekerja efektif.

Berapa orang jumlah Contact List yang ideal?
Tidak ada batasan. Semakin banyak yang mengetahui dan merespon artikel dan promo anda tentu semakin baik.

Dapatkah penerima email marketing dibuat dengan target segmen tertentu?
Tentu saja, memang seharusnya begitu. Jika anda sudah memiliki daftar Contact List yang dipisahkan berdasarkan kategori, ini lebih baik. Jika belum, anda dapat membuat Custom Field melalui aplikasi email marketing untuk keperluan ini.

Apakah harus menguasai HTML?
Dengan format HTML, email dapat tampil lebih menarik dengan ukuran file yang ringan, sehingga tidak membebankan penerima. Gambar dan teks pun menjadi link hidup ke website anda. Aplikasi email marketing dapat membuat tampilan HTML yang menarik dengan Email Web Editor WYSIWYG (What You See Is What You Get) sehingga mudah dibuat oleh siapapun, tak perlu staf IT. Anda juga bisa menggunakan bahan file teks atau gambar yang biasa, atau bisa juga menggunakan file HTML yang sudah jadi di website atau dari komputer. Jika dibutuhkan, kami juga dapat memberikan jasa khusus pembuatan konten HTML.

Apakah email marketing bekerja otomatis?
Ya, email terkirim otomatis mengikuti daftar Contact List yang telah dimasukkan sebagai database. Email juga dapat dikirim otomatis mengikuti jadwal agenda yang kita tentukan.

Bagaimana mengukur efektivitas email marketing?
Hal ini sangat kompleks dan hasilnya variatif sehingga menjadi bahan penelitian yang terus menerus oleh berbagai instansi di Eropa dan Amerika. Namun seperti halnya media komunikasi dan periklanan yang lain, beberapa faktor yang penting adalah bagaimana anda membuat penerima email mempunyai cukup alasan untuk membukanya, mau membacanya, dan mau meresponnya. Ini juga tergantung dari kualitas isi artikel, nilai dan manfaat yang ditawarkan serta segmentasi dan personalisasi data contact list.

Adakah data riset tentang email marketing?
Untuk gambaran data kuantitatif, riset tahun 2010 terhadap beragam sektor industri dengan jumlah pengiriman 570 juta email, menghasilkan data sebagai berikut. Rasio email dibuka 13% sampai 28%. Jika kita asumsikan 13% dari 1000 email yang terkirim, maka 130 orang membuka email dan membacanya. Biaya 1000 email paling mahal Rp.100 ribu, masih jauh lebih murah dibandingkan biaya membuat 1000 brosur atau 1000 panggilan telepon. Kemudian lebih jauh lagi, data rasio link email yang di klik mencapai 11%. Data terakhir lainnya milik Epsilon (awal 2011), menghasilkan data rasio rata-rata email dibuka sebesar 23,3%, rasio rata-rata link email di klik sebesar 5,9%.

Apa fitur yang ada dalam aplikasi email marketing?
Secara garis besar, menu yang ada terdiri dari menu untuk mengelola database / contact list, membuat bahan email marketing (Text & HTML Editor), menu Custom Field dan menu laporan pengiriman email. Silakan baca artikel kami Panduan Email Marketing.

Bagaimana membuat materi / konten email marketing yang baik?
Silakan baca artikel kami 10 Persiapan Email Marketing. Selain itu, kami juga menyediakan banyak artikel tips pada blog kami.

Ketentuan Layanan